Republiktimes.com – Organisasi kepemudaan Morpheus Muda menyatakan dukungannya terhadap peran Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya melalui pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Founder Morpheus Muda, Rizky Abdul Rojak, menilai bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga perlu diiringi dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
“UMKM memiliki peran penting karena langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat. Penguatan sektor ini dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana,” kata Rizky dalam keterangan tertulis, Rabu (15/1).
Menurut Rizky, Kementerian UMKM telah mengambil sejumlah langkah yang dinilai relevan untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana di Sumatera. Langkah tersebut antara lain pendataan dan verifikasi UMKM terdampak, fasilitasi akses pembiayaan dan restrukturisasi kredit, pendampingan usaha, serta penguatan akses pasar melalui digitalisasi.
Ia menambahkan, pendampingan usaha menjadi penting agar pelaku UMKM dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pascabencana, termasuk dalam hal diversifikasi produk dan pemulihan rantai pasok.
“Selain permodalan, UMKM juga membutuhkan pendampingan agar usaha mereka bisa kembali berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sejalan dengan upaya pemerintah, Morpheus Muda juga terlibat dalam berbagai kegiatan pendampingan UMKM di wilayah terdampak bencana. Organisasi ini mengadakan pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta pemasaran digital bagi pelaku usaha muda dan komunitas lokal.
Morpheus Muda juga mendorong penguatan jejaring antara UMKM lokal dengan komunitas pemuda, investor sosial, dan pelaku usaha lainnya. Menurut Rizky, kolaborasi lintas pihak diperlukan agar proses pemulihan ekonomi berjalan lebih efektif.
“Ketika pemerintah hadir melalui kebijakan dan fasilitasi, generasi muda dapat berkontribusi melalui inovasi dan pendampingan di lapangan,” kata dia.
Rizky berharap, sinergi antara Kementerian UMKM dan organisasi kepemudaan seperti Morpheus Muda dapat menjadi model pemulihan ekonomi pascabencana berbasis UMKM yang dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia.



